Swarga Nunut Neraka Katut

Ke surga ikut ke neraka terikut. Ungkapan ini dibaca keliru oleh sebagian besar masyarakat, karena hanya mengikuti makna literalnya saja. “Nunut” dan “katut” secara literal menegaskan ketakberdayaan, ketakbebasan dan minimnya partisipasi. “Nunut” dan “katut” secara literal menyiratkan perempuan sebagai subordinat laki-laki dalam membina keluarga. Realita dalam rumahtangga Continue reading