Ini adalah kelanjutan dari Ruwatan (1) & (2).
Sang Hyang Bathara Guru bersama isterinya Dewi Uma melanjutkan perjalanan melanglang buwana dengan naik kendaraan Lembu Handini. Setelah melewati beberapa pulau tibalah mereka diatas sebuah pulau.
“Jelaskanlah benua itu padaku, wahai kekasihku”
“Pukulun (yang mulia), di bawah itu adalah pulau Jawa”. Continue reading